Showing posts with label Love Story. Show all posts
Showing posts with label Love Story. Show all posts

5 kategori, Cara Pria Menilai Kecantikan Wanita

5 kategori, Cara Pria Menilai Kecantikan Wanita


Kadang-kadang sebagai seorang wanita biasanya menjadi serba salah dan menjadi bingung, apa sih... maunya pria itu? dan seperti apa sih... sebenarnya type wanita yang disukai pria itu? Banyak diantara wanita yang berusaha dengan ekstra keras agar para pria tertarik dan suka kepadanya. 

Akan tetapi, seringkali usaha dan kerja kerasnya seorang wanita dalam rangka memikat hati idamannya itu malah kadang dianggapnya aneh dan menggelikan oleh pria idamannya itu. 

Baiklah!, dalam artikel kali ini, saya akan membocorkan dan membagikan tips gratis buat para pembaca setia BloggerKu...:), bagaimana caranya seorang pria dalam menilai kecantikan seorang wanita yang menjadi idamannya. 

1. Tidak Terlalu Tebal Memakai Lipstik 

Hampir semua wanita menganggap bahwa bibir merona dan mengkilat menjadi kunci utama menggaet pria idamannya. Padahal kebanyakan pria cenderung menyukai bibir wanita yang dipoles secara natural dan tidak memberikan kesan yang tebal. 

2. Rambut Yang Bersih Dan Menawan 

Tidak jarang seorang wanita menghabiskan separuh waktunya hanya sekedar merawat rambut agar tetap sehat. Banyak pria setuju dengan hal ini, karena rambut yang indah akan menambah daya tarik seorang wanita. 

3. Kuku Panjang Bukan Pilihan Yang Bagus 

Kuku yang panjang dan bentuknya yang sempurna menjadi dambaan bagi setiap wanita. Biasanya wanita gemar memakai cat kuku agar terlihat lebih menarik. Padahal, lain hal dengan para pria, mereka menganggap kuku yang panjang dan runcing terlihat tidak natural dan bisa menyebabkan luka gores. 

4. Riasan Yang Sederhana Lebih Menarik 

Merias wajah adalah salah satu kewajiban yang tidak akan dilewatkan oleh seorang wanita. Berbagai macam produk kecantikan pun digunakan agar wajah terlihat lebih cantik dan memukau. Para pria menegaskan bahwa mereka tidak menyukai wanita dengan riasan wajah yang terlalu tebal dan berlebihan. Karena hal itu malah membuat garis kerutan wajah semakin terlihat. 

5. Percaya Diri 

Wanita mempunyai berbagai macam kelebihan tentu saja selain kecantikan fisiknya. Percaya diri yang tinggi membuat para pria semakin ingin mendekat. Maka, ubahlah pandangan negatif tentang diri sendiri dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar agar percaya diri itu makin meningkat.

Jangan Berhenti Mencintai Pasanganmu

Jangan Berhenti Mencintai Pasanganmu


Suamiku berprofesi sebagai insinyur jurusan mesin dan Akui mencintainya lantaran sifat dia yang tegar, dan  punya persaan yang hangat dan nyaman saat Aku bersandar dibahuhya yang bidang.

Tiga tahun kami berhubungan dengan dia, dan sekarang sudah dua tahun kami menikah, aku harus mengakui, aku mulai lelah dengan semua ini. Alasan-alasanku mencintainya, sekarang telah berubah menjadi penyebab kelelahanku.

Aku perempuan yang sangat sentimental, dan sangat...sangat sensitif tentang hubungan cinta dan perasaanku, aku sangat mendambakan momen-momen romantis dalam hidupku. Suamiku, adalah orang yang sangat berlawanan sifatnya denganku, dan ketidakmampuannya membuat momen romantis dalam pernikahan kami telah menghancurkan perasaan cintaku kepadanya.

Suatu hari, akhirnya aku memutuskan untuk menyatakan keputusanku kepadanya. Aku ingin bercerai.

“Kenapa?” tanyanya, kaget.

“Aku lelah. Gak semua hal di dunia ini harus ada alasannya kan?!” Jawabku.

Suamiku hanya diam semalaman, sepertinya ia tenggelam dalam pikirannya, dan merokok sepanjang malam. Perasaan kecewaku semakin bertambah besar melihatnya seperti itu. Disana terlihat laki-laki yang bahkan tidak dapat mengekspresikan kekecewaannya, apa lagi yang aku harapkan dari dia? Akhirnya suamiku bertanya kepadaku.

“Apa yang bisa Aku lakukan untuk mengubah pikiranmu?”

Sepertinya yang orang-orang bilang itu benar, susah untuk mengubah kepribadian seseorang, dan kurasa, aku telah kehilangan kepercayaan dan cintaku kepadanya.

Aku melihat dalam-dalam ke bola matanya, dan perlahan ku jawab: “Aku punya pertanyaan, kalau Kamu bisa menjawabnya dan meyakinkanku, Aku mungkin akan mengubah pikiranku. Seandainya... ada bunga yang terletak di tepi jurang, dan apabila mengambilnya bisa membahayakan nyawamu, maukah Kamu mengambilnya untukku?”

“Akan Aku jawab besok” Jawabnya, singkat.

Harapanku hancur mendengar jawabannya.

Keesokan harinya aku terbangun, dan dia sudah tidak ada. Kutemukan sepucuk surat dengan tulisan tangannya yang jelek, dibawah segelas susu di meja makan dekat pintu depan. Ku ambil surat itu kemudian kubaca perlahan-lahan kalimat demi kalimat.

.....

“Sayangku, Aku tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi biarkan Aku menjelaskan alasanku..”

Baru kubaca kalimat pertama, tapi kekecewaanku semakin bertambah padanya. Kulanjutkan membaca.

“... Ketika kamu menggunakan komputer, kamu selalu bermasalah dengan program-programnya, kemudian Kamu menangis di depan monitor. Aku harus menjaga jariku, jadi aku bisa tetap membantumu memperbaiki programnya. Kamu selalu lupa membawa kunci pintu kalau keluar rumah, jadi Aku harus menjaga kakiku untuk berlari pulang agar Kamu bisa segera masuk ke dalam rumah. Kamu suka jalan-jalan, tapi Kamu selalu tersasar di tempat yang baru, jadi Aku harus menjaga mataku agar bisa memberitahu jalan yang benar. Kamu selalu keram setiap bulan saat “teman baikmu” datang, jadi Aku harus menjaga tanganku untuk mengelus perutmu dan meredakan rasa keram itu...”

“.....”

“... Kamu selalu suka untuk tetap di rumah, dan Aku khawatir Kamu tidak memiliki teman. Jadi Aku harus menjaga mulutku, agar bisa terus menceritakan cerita-cerita lucu untuk menghilangkan kebosananmu. Kau selalu suka menatap komputer, dan itu buruk untuk matamu. Jadi Aku harus smenjaga mataku, agar kalau kita tua nanti, aku bisa membantu memotong kukumu, dan membantumu menyibak ubanmu yang mengganggu, jadi Aku bisa memegang tanganmu, sambil memandang pantai berdua. Jadi kamu bisa menikmati sinar matahari, dan pasir yang indah... Jadi Aku bisa menceritakan kepadamu warna dari bunga-bunga, seperti rona wajahmu saat Kamu masih muda... Jadi, Sayangku, kecuali aku yakin ada orang lain yang mencintaimu lebih dari Aku... Jadi Aku tidak bisa memetik bunga itu, kemudian mati...”

Air mataku tidak terasa mengalir membasahi suratnya, dan merusak tinta di tulisannya sepanjang aku membaca...

“... Sekarang Kamu sudah selesai membaca jawabanku. Kalau kamu merasa puas dengan jawabanku, tolong bukakan pintu depan, karena aku sedang berdiri menunggumu sambil membawa roti dan susu segar kesukaanmu...”

Aku bergegas menuju ruang depan menarik pintu, dan melihat wajahnya yang penasaran, sedang memeluk erat botol susu dan roti ditangannya. Sekarang aku sangat yakin, tidak ada orang yang bisa mencintaiku sebesar cintanya kepadaku, dan aku memilih untuk tetap bersamanya, meninggalkan bunga-bunga yang aku inginkan di belakang...

Begitulah hidup. Ketika seseorang dikelilingi oleh cinta, lama-lama perasaan bahagia itu pudar, dan dia tidak merasakan cinta sesungguhnya karena tertutup oleh kebosanan.

Cinta hadir dalam berbagai bentuk, bahkan dalam bentuk yang sangat kecil dan tidak terasa. Bisa jadi, cinta hadir dalam bentuk yang sangat membosankan. Bunga-bunga dan momen romantis hanya hal yang bisa dilihat dari kekuatan cinta. Namun dibalik itu semua, ada cinta yang sebenarnya..

Pandangi wajah pasanganmu, bukan memandangi wajah suami orang...:), jika Kamu mulai merasa bosan. Pikirkanlah hal-hal yang membuatmu jatuh cinta kepadanya dulu...