![]() |
Oleh sebab itu, untuk mengetahui seseorang mengidap penyakit Anemia, maka lakukanlah segera dengan pemerikasaan darah yang lengkap. Dari pemeriksaan yang lengkap itulah nanti dapat diketahui berapa kadar hemoglobin, jumlah dan bentuk eritrosit, dan kondisi hematokirt.
Pemeriksaan dengan menggunakan alat otomatis; Electronic Cell Counter yang cukup canggih akan memberikan data yang lebih lengkap.
Hemoglobin adalah unsur utama penyusun sel darah merah yang merupakan protein kaya zat besi dan berfungsi untuk membantu sel darah merah mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.
Adapun kadar Hemoglobin (Hb) Normal pada manusia, yaitu:
- Pria dewasa: 13,5 – 17 g/dl
- Wanita dewasa: 12 – 15 g/dl
- Ibu hamil: 11 – 12 g/dl
- Bayi baru lahir: 14 – 24 g/dl
- Anak-anak: 11 – 16 g/dl
Apabila jumlah kadar hemoglobinnya sedikit, maka sel-sel darah merah akan kekurangan oksigen. Kemudian efek selanjutnya yang terjadi pada tubuh manusia adalah tubuh merasa cepat lelah, lemas, pusing, dan perubahan mood yang dapat mempengaruhi psikologis.
Sedangkan penyakit Anemia yang sudah parah dan menahun karena memiliki kadar sel darah merah yang hanya: 5 g/dl, akan menyebabkan gangguan kesehatan pada tubuh dan dapat memicu timbulnya suatu penyakit seperti kerusakan pada jantung, otak dan organ tubuh yang lainnya. Anemia yang terlambat penanganannya serta pertolongannya dan sudah parah menyerang tubuh akan mengakibatkan pada KEMATIAN.
Penyebab utama dari penyakit Anemia yang dapat dilihat dari banyak kasus yang terjadi, pada umumnya disebabkan oleh:
- Banyak kehilangan darah,
- menurunnya produksi sel darah merah yang sehat,
- terjadinya kerusakan pada sel darah merah yang normal,
- kekurangan asupan vitamin, zat besi, asam folat.
![]() |
| Ilustrasi |
Berikut ini beberapa penyebab dari penyakit Anemia, diantaranya:
- Kurangnya asupan makanan yang banyak mengandung zat besi, vitamin B12, asam folat dan vitamin C yang merupakan sumber zat gizi yang sangat penting untuk pembentukan sel darah merah.
- Kekurangan zat besi merupakan penyebab utama dari anemia. Kekurangan zat besi terjadi pada 20 % wanita dewasa, 3 % pria dewasa dan 50 % wanita hamil.
- Mereka yang vegetarian (tidak mengkonsumsi daging) menyebabkan tubuh kekurangan vitamin B12. Vitamin B12 banyak terdapat pada sumber hewani seperti daging sapi, ikan, telur dan susu). Mereka yang bukan vegetarian, hampir tidak ditemukan kekurangan vitamin karena cadangannya cukup untuk memproduksi sel darah sampai 5 tahun.
- Kekurangan asam folat juga dapat menyebabkan anemia, karena asam folat sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk menunjang produksi dari sel darah merah yang sehat. Asam folat banyak terdapat jenis makanan, terutama pada sayuran hijau mentah dan hati hewani (sapi).
- Mengalami menstruasi yang berlebihan. Beberapa wanita yang mengalami menstruasi dan mengeluarkan darah menstruasi secara berlebihan cenderung mudah terserang anemia, karena kehilangan banyak zat besi. Wanita yang sedang menstruasi tidak memiliki cadangan zat besi yang cukup.
- Wanita yang sedang dalam masa kehamilan juga memiliki risiko terserang Anemia, hal ini dipengaruhi kebutuhan zat besi dan vitamin yang dimakan oleh sang ibu juga diserap oleh janin atau bayi dalam kandungan. Bayi atau janin juga membutuhkan kecukupan zat besi dan vitamin untuk pertumbuhannya. Oleh karenanya ibu hamil disarankan untuk memenuhi dan mencukupi kebutuhan zat besi, vitamin dan sumber nilai kecukupan gizi secara seimbang baik bagi ibu atau janin.
- Adanya riwayat penyakit tertentu yang menyebabkan infeksi dan perdarahan terus-menerus terutama pada saluran pencernaan seperti gastritis, radang usus buntu dan penyakit lainnya dapat menyebabkan anemia.
- Efek samping dari konsumsi obat-obatan tertentu. Diketahui bahwa beberapa jenis obat-obatan tertentu yang mungkin sering dikonsumsi dapat menyebabkan kemampuan metabolisme tubuh untuk menyerap vitamin atau zat besi bahkan berakibat pada infeksi lambung, seperti jenis obat aspirin, obat anti-inflamasi, antacid, Pil KB, obat anti arthritis dll.
- Efek samping dari pengobatan dengan operasi atau pembedahan. Contoh operasi pada pengambilan sebagian atau seluruh lambung (gastrektomi). Operasi ini dapat menyebabkan tubuh terserang anemia dan kurang dapat menyerap zat besi dan vitamin B12.
- Penyakit kronis seperti lupus, arthritis rematik, penyakit ginjal, masalah dengan kelenjar tiroid dan beberapa jenis penyakit kanker. Adanya jenis penyakit kronis tersebut juga dapat melupuhkan kemampuan pembentukan sel darah merah yang berujung pada penyakit Anemia.


0 komentar:
Post a Comment