5 kategori, Cara Pria Menilai Kecantikan Wanita

5 kategori, Cara Pria Menilai Kecantikan Wanita


Kadang-kadang sebagai seorang wanita biasanya menjadi serba salah dan menjadi bingung, apa sih... maunya pria itu? dan seperti apa sih... sebenarnya type wanita yang disukai pria itu? Banyak diantara wanita yang berusaha dengan ekstra keras agar para pria tertarik dan suka kepadanya. 

Akan tetapi, seringkali usaha dan kerja kerasnya seorang wanita dalam rangka memikat hati idamannya itu malah kadang dianggapnya aneh dan menggelikan oleh pria idamannya itu. 

Baiklah!, dalam artikel kali ini, saya akan membocorkan dan membagikan tips gratis buat para pembaca setia BloggerKu...:), bagaimana caranya seorang pria dalam menilai kecantikan seorang wanita yang menjadi idamannya. 

1. Tidak Terlalu Tebal Memakai Lipstik 

Hampir semua wanita menganggap bahwa bibir merona dan mengkilat menjadi kunci utama menggaet pria idamannya. Padahal kebanyakan pria cenderung menyukai bibir wanita yang dipoles secara natural dan tidak memberikan kesan yang tebal. 

2. Rambut Yang Bersih Dan Menawan 

Tidak jarang seorang wanita menghabiskan separuh waktunya hanya sekedar merawat rambut agar tetap sehat. Banyak pria setuju dengan hal ini, karena rambut yang indah akan menambah daya tarik seorang wanita. 

3. Kuku Panjang Bukan Pilihan Yang Bagus 

Kuku yang panjang dan bentuknya yang sempurna menjadi dambaan bagi setiap wanita. Biasanya wanita gemar memakai cat kuku agar terlihat lebih menarik. Padahal, lain hal dengan para pria, mereka menganggap kuku yang panjang dan runcing terlihat tidak natural dan bisa menyebabkan luka gores. 

4. Riasan Yang Sederhana Lebih Menarik 

Merias wajah adalah salah satu kewajiban yang tidak akan dilewatkan oleh seorang wanita. Berbagai macam produk kecantikan pun digunakan agar wajah terlihat lebih cantik dan memukau. Para pria menegaskan bahwa mereka tidak menyukai wanita dengan riasan wajah yang terlalu tebal dan berlebihan. Karena hal itu malah membuat garis kerutan wajah semakin terlihat. 

5. Percaya Diri 

Wanita mempunyai berbagai macam kelebihan tentu saja selain kecantikan fisiknya. Percaya diri yang tinggi membuat para pria semakin ingin mendekat. Maka, ubahlah pandangan negatif tentang diri sendiri dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar agar percaya diri itu makin meningkat.

Seks Paling Aman Adalah Yang Dilakukan Dengan Cinta

Seks Paling Aman Dan Nyaman Adalah Yang Dilakukan Dengan Cinta

Berhubungan intim dengan suami kadang menjadi hal yang bikin deg-degan para istri. Banyak wanita yang ingin suaminya melakukan dengan lebih gentle karena takut merasa sakit atau down

Dilansir dari Elite Daily, adalah Penn State Abington melaporkan bahwa sekitar 78% wanita yang menjadi relawan survey mengakui bahwa cinta bisa membuat hubungan intim jadi lebih aman dan nyaman. 

Selain karena diperkuat dengan perasaan, juga rasa percaya pada pasangannya. Hal ini menjadikan seorang wanita akan minim merasakan sakit atau setidaknya tak terlalu mempermasalahkan rasa sakit itu. 

Perasaan cinta dan suasana mesra juga akan membantu pasangan suami istri meraih orgasme atau meningkatkan kualitas mereka dalam berhubungan seks. Dr. Beth Montemurro menyebutkan, bahwa wanita yang bisa merasakan cinta dari dirinya maupun pasangannya, maka ia bisa merasakan seksualitas dalam badannya. 

Hal ini baik agar wanita tak merasa sakit dan bisa mengikuti ritme seks dengan baik. Kerap kali masalah yang ditemui dalam hubungan intim antara suami istri adalah kecenderungan akan kekecewaan, down, sulit mencapai orgasme dan merasa sakit. 

Pemanasan sebaiknya tak hanya dilakukan saat foreplay, namun juga pemanasan perasaan yang membuat Anda dan suami Anda merasakan chemistry dan kemesraan satu sama lain. Sehingga ketika dorongan seksual itu tiba, akan lebih mudah mencapai orgasme dan pengalaman seks yang menyenangkan.

Jangan Berhenti Mencintai Pasanganmu

Jangan Berhenti Mencintai Pasanganmu


Suamiku berprofesi sebagai insinyur jurusan mesin dan Akui mencintainya lantaran sifat dia yang tegar, dan  punya persaan yang hangat dan nyaman saat Aku bersandar dibahuhya yang bidang.

Tiga tahun kami berhubungan dengan dia, dan sekarang sudah dua tahun kami menikah, aku harus mengakui, aku mulai lelah dengan semua ini. Alasan-alasanku mencintainya, sekarang telah berubah menjadi penyebab kelelahanku.

Aku perempuan yang sangat sentimental, dan sangat...sangat sensitif tentang hubungan cinta dan perasaanku, aku sangat mendambakan momen-momen romantis dalam hidupku. Suamiku, adalah orang yang sangat berlawanan sifatnya denganku, dan ketidakmampuannya membuat momen romantis dalam pernikahan kami telah menghancurkan perasaan cintaku kepadanya.

Suatu hari, akhirnya aku memutuskan untuk menyatakan keputusanku kepadanya. Aku ingin bercerai.

“Kenapa?” tanyanya, kaget.

“Aku lelah. Gak semua hal di dunia ini harus ada alasannya kan?!” Jawabku.

Suamiku hanya diam semalaman, sepertinya ia tenggelam dalam pikirannya, dan merokok sepanjang malam. Perasaan kecewaku semakin bertambah besar melihatnya seperti itu. Disana terlihat laki-laki yang bahkan tidak dapat mengekspresikan kekecewaannya, apa lagi yang aku harapkan dari dia? Akhirnya suamiku bertanya kepadaku.

“Apa yang bisa Aku lakukan untuk mengubah pikiranmu?”

Sepertinya yang orang-orang bilang itu benar, susah untuk mengubah kepribadian seseorang, dan kurasa, aku telah kehilangan kepercayaan dan cintaku kepadanya.

Aku melihat dalam-dalam ke bola matanya, dan perlahan ku jawab: “Aku punya pertanyaan, kalau Kamu bisa menjawabnya dan meyakinkanku, Aku mungkin akan mengubah pikiranku. Seandainya... ada bunga yang terletak di tepi jurang, dan apabila mengambilnya bisa membahayakan nyawamu, maukah Kamu mengambilnya untukku?”

“Akan Aku jawab besok” Jawabnya, singkat.

Harapanku hancur mendengar jawabannya.

Keesokan harinya aku terbangun, dan dia sudah tidak ada. Kutemukan sepucuk surat dengan tulisan tangannya yang jelek, dibawah segelas susu di meja makan dekat pintu depan. Ku ambil surat itu kemudian kubaca perlahan-lahan kalimat demi kalimat.

.....

“Sayangku, Aku tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi biarkan Aku menjelaskan alasanku..”

Baru kubaca kalimat pertama, tapi kekecewaanku semakin bertambah padanya. Kulanjutkan membaca.

“... Ketika kamu menggunakan komputer, kamu selalu bermasalah dengan program-programnya, kemudian Kamu menangis di depan monitor. Aku harus menjaga jariku, jadi aku bisa tetap membantumu memperbaiki programnya. Kamu selalu lupa membawa kunci pintu kalau keluar rumah, jadi Aku harus menjaga kakiku untuk berlari pulang agar Kamu bisa segera masuk ke dalam rumah. Kamu suka jalan-jalan, tapi Kamu selalu tersasar di tempat yang baru, jadi Aku harus menjaga mataku agar bisa memberitahu jalan yang benar. Kamu selalu keram setiap bulan saat “teman baikmu” datang, jadi Aku harus menjaga tanganku untuk mengelus perutmu dan meredakan rasa keram itu...”

“.....”

“... Kamu selalu suka untuk tetap di rumah, dan Aku khawatir Kamu tidak memiliki teman. Jadi Aku harus menjaga mulutku, agar bisa terus menceritakan cerita-cerita lucu untuk menghilangkan kebosananmu. Kau selalu suka menatap komputer, dan itu buruk untuk matamu. Jadi Aku harus smenjaga mataku, agar kalau kita tua nanti, aku bisa membantu memotong kukumu, dan membantumu menyibak ubanmu yang mengganggu, jadi Aku bisa memegang tanganmu, sambil memandang pantai berdua. Jadi kamu bisa menikmati sinar matahari, dan pasir yang indah... Jadi Aku bisa menceritakan kepadamu warna dari bunga-bunga, seperti rona wajahmu saat Kamu masih muda... Jadi, Sayangku, kecuali aku yakin ada orang lain yang mencintaimu lebih dari Aku... Jadi Aku tidak bisa memetik bunga itu, kemudian mati...”

Air mataku tidak terasa mengalir membasahi suratnya, dan merusak tinta di tulisannya sepanjang aku membaca...

“... Sekarang Kamu sudah selesai membaca jawabanku. Kalau kamu merasa puas dengan jawabanku, tolong bukakan pintu depan, karena aku sedang berdiri menunggumu sambil membawa roti dan susu segar kesukaanmu...”

Aku bergegas menuju ruang depan menarik pintu, dan melihat wajahnya yang penasaran, sedang memeluk erat botol susu dan roti ditangannya. Sekarang aku sangat yakin, tidak ada orang yang bisa mencintaiku sebesar cintanya kepadaku, dan aku memilih untuk tetap bersamanya, meninggalkan bunga-bunga yang aku inginkan di belakang...

Begitulah hidup. Ketika seseorang dikelilingi oleh cinta, lama-lama perasaan bahagia itu pudar, dan dia tidak merasakan cinta sesungguhnya karena tertutup oleh kebosanan.

Cinta hadir dalam berbagai bentuk, bahkan dalam bentuk yang sangat kecil dan tidak terasa. Bisa jadi, cinta hadir dalam bentuk yang sangat membosankan. Bunga-bunga dan momen romantis hanya hal yang bisa dilihat dari kekuatan cinta. Namun dibalik itu semua, ada cinta yang sebenarnya..

Pandangi wajah pasanganmu, bukan memandangi wajah suami orang...:), jika Kamu mulai merasa bosan. Pikirkanlah hal-hal yang membuatmu jatuh cinta kepadanya dulu...

8 Rahasia Agar Hidup Lebih Bahagia

8 Rahasia Agar Hidup Lebih Bahagia


Apa yang membuat hidup Anda menjadi bahagia...? Apakah karena banyaknya harta kekayaan...? Apakah karena badannya yang senantiasa sehat...? Atau karena Anda sedang jatuh cinta pada seseorang...? Adalah Brian Johnson seorang guru spiritual dan penulis buku A Philosopher’s Notes mengungkapkan faktor-faktor yang bisa membuat hidup Anda penuh dengan kebahagiaan.

Inilah 8 rahasia diantaranya, yang mana bisa membuat hidup Anda senantiasa diliputi oleh kebahagiaan;

1. Optimistis 


Semua dimulai dengan rasa optimistis. Jika dapat menjinakkan pikiran-pikiran yang negatif dan belajar membentuk pola pikir positif dari kesadaran kita, semuanya tidak akan menjadi masalah yang berarti. Optimistis bukanlah suatu pola pikir ketidakberdayaan, melainkan pemicu semangat di saat merasa tidak ada lagi solusi untuk masalah Anda karena solusi hanya akan muncul ketika Anda merasa optimistis dan berpikiran positif...

2. Tujuan Hidup


Semua guru besar berbicara tentang tujuan. Konfusius mengatakan; bahwa tentara bisa kehilangan komandan, tetapi bahkan orang pada umumnya akan merasa kesulitan jika tidak memiliki tujuan. Eksplorasi kebutuhan aktualisasi diri Anda. Anda bisa melakukan apapun jika memiliki tujuan. Motivasi diri Anda dan jadilah diri Anda sendiri.

3. Kesadaran Diri 


Akan sangat sulit mengetahui tujuan hidup jika Anda tidak memiliki kesadaran akan diri sendiri. Socrates mengatakan, kita akan mengenal diri sendiri. Karenanya, kenali diri Anda sendiri dan mulailah memotivasi diri untuk mencapai tujuan Anda.

4. Aksi 


Pada satu titik tertentu, Anda tidak perlu berpikir panjang... Lakukan saja..! Berpikir banyak hal akan menghabiskan banyak waktu. Terlalu banyak berpikir justru membuat Anda terlihat terlalu berhati-hati. Terkadang Anda perlu mengambil sedikit risiko dalam hidup untuk mendapatkan kesempatan tak terduga dalam mencapai tujuan.  Dalam menghadapi masalah terkadang,terlalu banyak berpikir justru membuat masalah menjadi lebih rumit...

5. Energi


Untuk mencapai tujuan dan dalam melaksanakan aksi-aksi, Anda tentu memerlukan banyak energi. Jangan sampai tujuan hanya sebuah kata namun tanpa realisasi. Karenanya, Anda harus memaksimalkan kesehatan pikiran, tubuh, dan spirit. Empat hal yang dapat Anda lakukan yaitu olahraga, konsumsi makanan bernutrisi, peremajaan energi dengan Yoga atau meditasi, dan tentu saja uang. Tentu Anda memerlukan olahraga untuk selalu merasa fit dan sehat. Anda pun memerlukan makanan bernutrisi tinggi untuk menjaga kesehatan tubuh, mood yang banyak dipengaruhi hormon. Meditasi sangat dibutuhkan untuk membentuk kesadaran diri dan pola pikir positif dalam hidup... Dan yang terakhir, Anda perlu uang, tentu saja Anda akan merasa tenang jika hidup berkecukupan...

6. Bijaksana 


Kebijaksanaan adalah dengan mengambil apa yang kita tahu, siapa diri kita, dan apa yang kita lakukan. Anda akan mengeksplorasi kekuatan dari pengendalian diri. Mengambil sebuah tindakan atau solusi permasalahan dengan mengkombinasikan pengetahuan Anda, peran Anda, dan apa yang akan terjadi jika Anda mengambil tindakan A, B, atau C...

7. Keberanian


Apakah Anda tahu kata keberanian (courage) berasal dari kata Latin untuk ‘jantung’. Sama seperti jantung yang merupakan organ untuk memompa darah ke seluruh organ lain dalam tubuh, keberanian juga nilai kebajikan yang dapat memicu nilai kebajikan lainnya... Faktanya, tanpa Keberanian untuk mengekspresikan diri dan hidup, Anda tidak akan berdaya... Karenanya,atasi rasa takut, karena ketakutan yang berlebihan hanya akan membuat Anda terlihat seperti pengecut yang tidak dapat maju dalam hidupnya...

8. Cinta


Semua orang membutuhkan cinta. Anda tidak dapat mencintai orang lain dan dunia Anda,jika Anda tidak memulainya dengan mencintai diri sendiri... Jika ingin menguasai cinta,Anda harus belajar dan berlatih dengan ketekunan yang sama, kesabaran, kegigihan dan bermain-main dengan hobi yang Anda cintai. Kita mendapatkan perasaan cinta dengan belajar mengatakan "Aku" dalam kalimat "Aku Cinta Kamu"...

Dengan menerapkan semua faktor-faktor kebahagiaan ini, dijamin Anda akan memiliki kebahagiaan sepanjang hidup... Dan kebahagiaan bukanlah sesuatu yang akan datang dengan sendirinya pada Anda, tetapi sesuatu yang harus Anda kejar... Mohon maaf jika ada kesamaan kata,yang mana sebagian artikel di blog ini,hanyalah hasil copas dari berbagai sumber untuk kembali di bagikan...Baca juga: 5 Kebiasaan Orang Sukses Sebelum Jam 8 Pagi

Semoga hidup Anda penuh dengan kebahagiaan... :)
***

Factor Penyebab Penyakit Anemia

Factor Penyebab Penyakit Anemia

Begitu banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya terkena penyakit Anemia. Terlebih lagi bila proses terjadinya Anemia itu secara berangsur-angsur. Jika ada keluhan, biasanya orang yang terkena Anemia sudah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama. 

Oleh sebab itu, untuk mengetahui seseorang mengidap penyakit Anemia, maka lakukanlah segera dengan pemerikasaan darah yang lengkap. Dari pemeriksaan yang lengkap itulah nanti dapat diketahui berapa kadar hemoglobin, jumlah dan bentuk eritrosit, dan kondisi hematokirt. 

Pemeriksaan dengan menggunakan alat otomatis; Electronic Cell Counter yang cukup canggih akan memberikan data yang lebih lengkap. Hemoglobin adalah unsur utama penyusun sel darah merah yang merupakan protein kaya zat besi dan berfungsi untuk membantu sel darah merah mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. 

Adapun kadar Hemoglobin (Hb) Normal pada manusia, yaitu: 
  • Pria dewasa: 13,5 – 17 g/dl 
  • Wanita dewasa: 12 – 15 g/dl 
  • Ibu hamil: 11 – 12 g/dl 
  • Bayi baru lahir: 14 – 24 g/dl 
  • Anak-anak: 11 – 16 g/dl 
Apabila jumlah kadar hemoglobinnya sedikit, maka sel-sel darah merah akan kekurangan oksigen. Kemudian efek selanjutnya yang terjadi pada tubuh manusia adalah tubuh merasa cepat lelah, lemas, pusing, dan perubahan mood yang dapat mempengaruhi psikologis. 

Sedangkan penyakit Anemia yang sudah parah dan menahun karena memiliki kadar sel darah merah yang hanya: 5 g/dl, akan menyebabkan gangguan kesehatan pada tubuh dan dapat memicu timbulnya suatu penyakit seperti kerusakan pada jantung, otak dan organ tubuh yang lainnya. Anemia yang terlambat penanganannya serta pertolongannya dan sudah parah menyerang tubuh akan mengakibatkan pada KEMATIAN. 


Penyebab utama dari penyakit Anemia yang dapat dilihat dari banyak kasus yang terjadi, pada umumnya disebabkan oleh: 
  • Banyak kehilangan darah, 
  • menurunnya produksi sel darah merah yang sehat, 
  • terjadinya kerusakan pada sel darah merah yang normal, 
  • kekurangan asupan vitamin, zat besi, asam folat. 
Factor Penyebab Penyakit Anemia
Ilustrasi

Berikut ini beberapa penyebab dari penyakit Anemia, diantaranya: 
  1. Kurangnya asupan makanan yang banyak mengandung zat besi, vitamin B12, asam folat dan vitamin C yang merupakan sumber zat gizi yang sangat penting untuk pembentukan sel darah merah. 
  2. Kekurangan zat besi merupakan penyebab utama dari anemia. Kekurangan zat besi terjadi pada 20 % wanita dewasa, 3 % pria dewasa dan 50 % wanita hamil. 
  3. Mereka yang vegetarian (tidak mengkonsumsi daging) menyebabkan tubuh kekurangan vitamin B12. Vitamin B12 banyak terdapat pada sumber hewani seperti daging sapi, ikan, telur dan susu). Mereka yang bukan vegetarian, hampir tidak ditemukan kekurangan vitamin karena cadangannya cukup untuk memproduksi sel darah sampai 5 tahun. 
  4. Kekurangan asam folat juga dapat menyebabkan anemia, karena asam folat sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk menunjang produksi dari sel darah merah yang sehat. Asam folat banyak terdapat jenis makanan, terutama pada sayuran hijau mentah dan hati hewani (sapi). 
  5. Mengalami menstruasi yang berlebihan. Beberapa wanita yang mengalami menstruasi dan mengeluarkan darah menstruasi secara berlebihan cenderung mudah terserang anemia, karena kehilangan banyak zat besi. Wanita yang sedang menstruasi tidak memiliki cadangan zat besi yang cukup. 
  6. Wanita yang sedang dalam masa kehamilan juga memiliki risiko terserang Anemia, hal ini dipengaruhi kebutuhan zat besi dan vitamin yang dimakan oleh sang ibu juga diserap oleh janin atau bayi dalam kandungan. Bayi atau janin juga membutuhkan kecukupan zat besi dan vitamin untuk pertumbuhannya. Oleh karenanya ibu hamil disarankan untuk memenuhi dan mencukupi kebutuhan zat besi, vitamin dan sumber nilai kecukupan gizi secara seimbang baik bagi ibu atau janin. 
  7. Adanya riwayat penyakit tertentu yang menyebabkan infeksi dan perdarahan terus-menerus terutama pada saluran pencernaan seperti gastritis, radang usus buntu dan penyakit lainnya dapat menyebabkan anemia. 
  8. Efek samping dari konsumsi obat-obatan tertentu. Diketahui bahwa beberapa jenis obat-obatan tertentu yang mungkin sering dikonsumsi dapat menyebabkan kemampuan metabolisme tubuh untuk menyerap vitamin atau zat besi bahkan berakibat pada infeksi lambung, seperti jenis obat aspirin, obat anti-inflamasi, antacid, Pil KB, obat anti arthritis dll. 
  9. Efek samping dari pengobatan dengan operasi atau pembedahan. Contoh operasi pada pengambilan sebagian atau seluruh lambung (gastrektomi). Operasi ini dapat menyebabkan tubuh terserang anemia dan kurang dapat menyerap zat besi dan vitamin B12. 
  10. Penyakit kronis seperti lupus, arthritis rematik, penyakit ginjal, masalah dengan kelenjar tiroid dan beberapa jenis penyakit kanker. Adanya jenis penyakit kronis tersebut juga dapat melupuhkan kemampuan pembentukan sel darah merah yang berujung pada penyakit Anemia.

5 Kebiasaan Orang Sukses Sebelum Jam 8 Pagi

5 Kebiasaan Orang Sukses Sebelum Jam 8 Pagi

Suka atau tidak suka, waktu pagi adalah waktu yang sangat penting untuk gaya hidup sehat dan sukses. Apabila Anda merasa bahwa malam adalah waktu terbaik untuk bekerja, pikir sekali lagi.

Menurut inc.magazine, orang-orang yang bangun pagi lebih proaktif, produktif, dan tentu saja lebih sehat. Bagaimana bisa?

Bayangkan saja, apabila Anda bangun agak siang, Anda akan cenderung terburu-buru menyiapkan segalanya sebelum bekerja. Sementara saat bangun pagi, seseorang akan memiliki waktu ekstra untuk merencanakan kegiatan, sarapan, olahraga, bahkan membaca.

Berikut 5 kebiasaan sukses yang dapat Anda lakukan setiap hari sebelum jam 8 pagi:

1. Petakan Kegiatan Anda

Dalam suasana pagi yang bebas gangguan, optimalkan hari Anda dengan membuat target dan daftar tugas untuk hari itu. Tulis apa saja yang akan Anda lakukan beserta estimasi waktu pengerjaannya. Jangan lupa untuk menjadwalkan 10 menit istirahat setelah meeting panjang. Dengan membuat daftar kegiatan, Anda tidak akan melewatkan agenda penting apa saja yang perlu Anda laksanakan hari itu. 

2. Sarapan

Beri asupan energi pada tubuh Anda agar dapat menyelesaikan tugas-tugas yang telah Anda rencanakan. Sarapan yang sehat membuat Anda lebih berkonsentrasi dibanding jika Anda bekerja dengan perut kosong. Meskipun Anda hanya punya waktu 5 menit, sediakan waktu untuk menikmati semangkuk sereal atau sepotong buah.

3. Olahraga

Sangat penting berolahraga di pagi hari karena dapat meningkatkan energi. Apapun pilihan olahraga Anda, lakukan sebelum Anda bekerja. Olahraga saat pagi membantu tubuh dan pikiran Anda ‘bangun’ sehingga siap melakukan aktivitas apapun.

4. Visualisasikan Hari Anda

Setelah tubuh Anda terasa segar dan siap bekerja, mulailah dengan memvisualisasikan kegiatan Anda hari itu. Apa saja yang akan Anda kerjakan dari pagi hingga sore, bagaimana Anda mengerjakannya, pencapaian apa yang akan Anda raih hari itu, dan bagaimana Anda menyelesaikan berbagai masalah yang mungkin akan terjadi. Visualisasi ini nantinya akan membantu Anda menjalani kegiatan Anda sehari penuh.

5. Kerjakan Tugas yang Paling Berat

Di awal hari, kerjakanlah tugas yang paling berat terlebih dahulu. Mengapa? Karena Anda masih memiliki pikiran yang fresh dan energi yang besar. Begitu pekerjaan tersulit itu selesai, Anda tinggal menyelesaikan pekerjaan yang ringan sepanjang sisa hari Anda. Menyenangkan, bukan?

Mungkin di antara Anda ada yang sulit bangun pagi. "Jika ya!", Anda bisa mencoba beberapa tips berikut ini:

1. Bangun lebih pagi secara bertahap

Misalnya Anda biasa bangun jam 6, dan ingin belajar bangun rutin pukul 4:30. Mulailah dengan belajar bangun pukul 5:45. Keesokan harinya, bangunlah pukul 5:30. Begitu seterusnya hingga Anda bisa bangun pukul 4:30. Untuk melakukan ini, diperlukan niat yang kuat, disiplin, dan konsisten.

2. Tidur malam lebih cepat

Jika Anda tidur lebih cepat, maka Anda bisa bangun lebih pagi pula. Hal ini karena tubuh sudah beristirahat dengan cukup. Apabila Anda belum merasa mengantuk, Anda bisa membaca di atas kasur hingga tertidur.

3. Simpan alarm Anda jauh dari tempat tidur

Apabila Anda menaruh alarm persis di samping kepala Anda, Anda akan sangat mudah mematikannya ketika alarm itu berbunyi. Karena itu, simpanlah alarm cukup jauh dari Anda sehingga ketika alarm aktif, Anda harus bangkit dari tempat tidur untuk mematikannya. Tentu saja, jangan sampai Anda kembali tidur setelah mematikan alarm ya. Segeralah keluar kamar dan mencuci muka (atau wudhu dan sholat subuh, bagi yang muslim).

4. Nikmati pagi

Temukan hal-hal menyenangkan bagi Anda yang bisa Anda nikmati saat pagi. Bisa menyaksikan terbitnya matahari, minum secangkir teh atau kopi hangat, sempat membaca koran, menikmati sarapan tanpa terburu-buru, dan lain sebagainya.

"Salam Sukses untuk Anda!"